What I Wants and Needed

What I Wants and Needed
What ever....I just wanna be a Good Woman

Senin, 30 Mei 2011

Jejak


Jejak jejas langkah kaki tak jelas tapaknya
Dalam, dangkal atau samar
Tetapi slalu ada dan terlihat
Dimanapun, disuatu tempat
Disini, disana, disitu, jauh atau dekat

Terkadang terlihat ceceran luka
Ketika luka terlalu dalam
Nanah dan darahnya tergenang
Pada jejak tapak yang dalam

Sesakit apakah itu..?
Hanya pemilik jejak yang tahu
Kita hanya bisa melihat tanpa dapat merasai
Yang pasti ada jejak yang tertinggal dari stiap orang
Entah meninggalkan luka atau tidak 


Note:
Apapun langkah kita baik atau buruk akan tercatat dalam riwayat hidup kita, terkadang tak seorangpun tahu. Namun yang pasti Tuhan dan kita tahu, ada petangggung jawaban diakhiarat kelak....


Senin, 23 Mei 2011

Different of Me from the other's


Dalam hening sendiri ketika peraduan malam mulai merambat
Aku merenenung dalam kesendirianku dan diamku
Mencoba menggapai angan dan mimpi2 yang berserak dan tercecer
Segala gundah gulana, resah gelisah dan rasa tak menentu berkecamuk berkelebat
Apa, bagaimana, mengapa ?....
Mencoba berfikir dan merenung, apa yang telah berlalu dan apa yang sedang terjadi serta apa yang bakal terjadi

Didalam diam bisuku dan disenyap hening malam ini aku mencoba menemukan stiap hikmah dan makna
Walau cemooh, cibir, gunjing dan sgala penilaian dan perkataan jua perbincangan itu tak akan pernah berhenti dan usai ditiap detik detak kehidupan ini, tetap saja kita harus dan akan menghadapi dan jalani semuanya itu.
Perlahan kuhela nafasku yang kian waktu kian terasa sesak menghimpit
Ah... it's just a Life, yah.... ini semua hanyalah sebuah hidup. Sebuah kehidupan ....
Aku tahu dan menyadari bahwa aku bukan mereka dan tidak seperti mereka
Ada hal khusus dengan diriku yang membuatku berbeda dengan layaknya kehidupan normal orang lain.
Hanya aku dan Tuhanku yang tahu apa yang terjadi.....
Mistery dalam hidupku yang snantiasa ada dan hadir, yang membuat mereka asing denganku
Seperti makhluk asing yang datang kebumi ini, he he he... mungkin aku termasuk spesies allien....
Just kidding.... but it's true. Believe it or not.
Ada seorang teman berkata, " kamu itu penuh mistery, aneh dan penuh teka teki...".
What ever they say.... I don't care. It's me, that's it...
Yang penting aku masih bisa memberikan senyumanku pada mereka, dan masih bisa memberikan sumbangsih ide, pemikiran dan kadang juga sedikit nasehat bagi yang masih mau dan sudi mendengar dan peduli.
Sekali lagi aku menghela nafasku yang masih terasa sesak dan berat..hhhh....
Tapi kali ini aku tersenyum sendiri
Ah.... kadang aku menyukai hidupku yang berbeda dengan orang lain, karena itu membuatku jadi seseorang yang berbeda dan spesifik. Kupikir kalau hidup kita sama saja dengan yang lain alangkah membosankan hidup ini.... dan tak ada yang menarik bukan ? Jadi inilah hidup yang penuh warna dan cerita itu.
Nikmati, hadapi dan jalani saja, syukuri saat kau tahu hidupmu diberikan oleh Allah berbeda dengan yang lain.
Karena itu berarti kamu menjadi seseorang yang khusus ..... hmmm.  ^_^




Medio Senin, 23 Mei 2011, at 23:45 pm

Minggu, 17 April 2011

Hati - hati Dengan Kecemburuan Terhadap Pasangan Kita

   

Dalam membina suatu hubungan antara lawan jenis, baik itu antara kekasih ataupun suami istri sudah tidak asing lagi dengan yang namanya Cemburu. Kata Cemburu selalu ada dan hadir diantara suatu hubungan antara lawan jenis, dan itu wajar bila terjadi bahkan ada yang bilang Cemburu bumbunya pernikahan atau percintaan.
Tetapi sejauh manakah Cemburu itu boleh hadir diantara suatu hubungan percintaan antara sepasang kekasih ataupun suami istri ?

   Rasa Cemburu timbul karena adanya rasa cemas, takut, tertekan, dan sedikit emosional, namun tidak berdasarkan sikap meragukan. Akan tetapi sikap Cemburu adalah satu-satunya perantara yang menjaga tata aturan, memperingatkan orang lain agar jangan sampai dekat-dekat denngan sebuah perilaku yang menyimpang dan usaha untuk menyadarkan pasangan. Disini kita dituntut untuk mengawasi  dan mengintrospeksi, meskipun sangat percaya dengan dirinya. Biarpun demikian, semua itu harus dilakukan agar jangan sampai pasangannya larut atau tergelincir, dengan dilandasi niat yang baik dan tidak disengaja untuk menyinggung perasaannya.

   Seterusnya, kuat lemahnya rasa Cemburu tergantung pada kuat lemahnya rasa cemas yang menghantui. Sementara itu kuat, lemahnya rasa Cemburu tergantung pada kuat lemahnya keyakinan seseorang terhadap diri sendiri, kekurangan, kelemahan, dan kekuatannya.Disamping itu kuat lemahnya rasa Cemburu juga sesuai dengan kuat lemahnya kerumitan-kerumitan psikis atau peristiwa-peristiwa semu yang dialami seseorang semasa kecilnya yang menimbulkan rasa khawatir dalam batinnya  bila ia akan ditinggalkan, diusir, disakiti, seseorang, dan hak-hak milik pribadinya dirampas.

   Berkenaan dengan hal tsb, ada hubungan saling menolak antara perasaan kurang, kerumitan-kerumitan psikis, dan kuat lemahnya rasa Cemburu. Setiap kali rasa Cemburu, tekanan, arahan, penghinaan, celaan, marah, dan pertengkaran bertambah panas, maka hal itu membuktikan bahwa orang yang sedang Cemburu tsb mempunyai satu kekurangan atau kelemahan. Barangkalli ia sedang melukis sebuah gambar buram tentang dirinya sendiri atau juga banyak mengalami masalah besar pada masa kecilnya. 
Sungguh menyakitkan perasaan bahwa mempunyai kekurangan pada masa kanak-kanak kita!! Sungguh menyakitkan ketika kita merasa bahwa teman2 kita lebih unggul daripada kita dalam hal bentuk tubuh, kekuatan, harta, kedudukan sosial, atau kemampuan berfikir dan prestasi2 akademis!. Betapa sakitnya perasaaan seorang anak saat dibandingkn dengan teman2nya !!. Betapa menyakitkan saat seorang anak merasa bahwa teman2nya memiliki sesuatu yang tidak ia miliki dan mampu mendapatkan sesuatu yang tidak mampu ia dapatkan!

   Ketika si anak mencapai usia remaja ia tidak mampu bersaing untuk mendapatkan cinta seorang gadis. Ia merasa gadis2 tidak memperhatikan dirinya dan hanya menerima teman-temannya yang lain, bahkan mereka sengaja menghindarinya. Sebagaimana yang kita ketahui bahwa ada beberapa remaja yang sedang menginjak usia puber yang merasa tidak sekelas dan tidak bisa menarik perhatian remaja putri. Di sisi lain terdapat remaja yang sanggup merebut hati gadis yang ia cintai. Perasaan2 ini akan menjadi bumerang bagi dirinya. 
   Selanjutnya perasaan2 ini selalu akan menyertainya hingga setelah cukup usia, serta memiliki kemampuan yang dapat membuat dirinya menarik lawan jenisnya. Bahkan meski sampai setelah menikah dengan seorang wanita yang dicintainya. Ia tidak akan merasa tenang selamanya. Perasaan2 kurang dan khawatir akan senantiasa menghantui, serta hatinyapun selalu dirundung perasaan bahwa sang istri akan meninggalkannya untuk hidup bersama laki2 lain yang lebih baik, atau bahwa ada laki2 yang lebih tampan, kuat, muda, kaya, dan berpangkat tinggi akan merebut sang istri dari tangannya.
   Begitu juga dengan seorang perempuan yang tersiksa pada masa kecilnya dan memendam banyak perasaan kurang, lebih2  kalau ia mempunyai seorang saudari kandung yang serba lebih dalam hal kewanitaan.  

   Selanjutnya perasaan Cemburu buta dapat menjadi pencekik, menghilangkan kepercayaan pihak lain, membuat suasana kacau, dan menjadi pendorong timbulnya pertengkaran sengit.

Pada saat seperti inilah, rasa Cemburu tsb telah melampaui batas, jika memang ia disebut sebagai Rasa Cemburu sebagai bukti adanya Cinta dan perhatian tetapi itu menjadi berlebihan akhirnya.

Lain halnya jika yang terjadi hanya sekedarnya saja. Berarti yang timbul adalah Cemburu yang lebih mendekati ketulusan dan tidak disertai dengan sikap meragukan niat pasangan.

   Pada hakikatnya sikap Meragukan Hati Pasangan ini adalah Penyakit yang sebenarnya.
Sikap ini berarti merasa yakin.bahwa pihak yang lain bisa saja berbuat salah, mempunyai kesiapan mental ketika berbuat salah, membutuhkan pengawasan, dan tuntunan agar tidak salah lagi, juga merasa yakin bahwa keinginan2 berbuat salah tidak kurang dari keinginan2 komitmen, walaupun tidak lebih banyak.

   Terkadang muncul tuduhan2 secara langsung dan usaha2 untuk menjatuhkan pasangan dalam rangka mendapatkan pengakuan. Selain juga timbul pengawasan untuk dijadikan alasan guna membuktikan bahwa keyakinannya memang benar. 

   Dan nampaknya perlu kita ketahui bahwa sikap meragukan pasanganlah yang menyerang Cinta dengan  pukulan yang mematikan. Sikap inilah yang membuat suami atau istri lari begitu saja. Sikap ini juga yang menjadi salah satu penyebab Perceraian.
Tentunya, kita juga mengetahui bahwa perasaan meragukan dan Cinta tidak bisa bersatu.
 
   Pernikahan yang diselimuti dengan keraguanpun tidak akan berjalan baik. Sementara itu, orang yang meragukan pasangannya niscaya akan selalu tersiksa.  Sedangkan pihak yang lain akan semakin jauh.  Akibatnya kehidupan rumah Tangga ataupun kehidupan percintaanpun menjadi terasa Pahit !.

   Pihak yang meragukan pasangannya sudah sewajarnya dimaafkan, karena dirinya dianggap sedang sakit dan harus diobati. Sementara pihak yang lain juga sewajarnya dimaafkan, karena tidak bisa mendapatkan kehidupan alami yang wajar dan tidak merasakan bahwa pendamping hidupnya percaya penuh kepada dirinya. 
   Disamping itu, ada penyakit lain, saat orang yang sedang sakit tersebut sangat yakin bahwa pendamping hidupnya telah berkhianat kepadanya. Sebuah pengkhianatan karena melakukan hubungan seksual dengan orang lain secara nyata. Dalam hal ini, perasaan ini bukan sekedar Cemburu atau meragukan pasangannya, namun sangat yakin bahwa kejadiannya telah terjadi dan tuduhanpun langsung dilontarkan, meskipun yang ada hanya bukti2 lemah yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.
Sebaliknya, bukti2nyalah yang membuat kita yakin bahwa hatinya sedang Sakit. Ungkapan tuduhan seperti inilah yang disebut dengan kesesatan atau keyakinan2 yang Salah.
Pada akhirnya oang yang sakit itu memanfaatkan berbagai jenis alasan untuk membuktikan pengkhianatan pasangannya. Disamping itu ia juga berusaha memaksa untuk menyelidiki dalam jangka waktu berjam2 agar mendapatkan pengakuan. Terkadang bahkan ada juga yang melakukan penganiayaan pada anggota tubuh. Dan meskipun jarang sekali ditemui, ada juga yang sampai membahayakan jiwa pasangannnya sehingga harus segera mendapatkan pengobatan darurat yang tepat.

   Nah, dari semua tulisan diatas maka sudah saatnya kita mulai koreksi diri apabila diantara suatu huibungan antara kekasih atau suami istri mulai trjadi ketegangan dan pertengkaran sengit yang bersumber pada rasa Cemburu,  Nilailah bersama pasangan anda apakah pertengkaran dan ketegangan yang disebabkan oleh Cemburu anda masih dalam batas Normal, atau wajarkah ? atau sudah melampaui batas yang membahayakan hubungan anda berdua ? Koreksi diri masing2 dan mencoba untuk saling mengerti dan memahami hati, pikiran dan perasaan terdalam pasangan anda, saling percaya dan memaafkan.


   Berikan kepercayaan pada pasangan anda dan jangan salah gunakan atau jangan khianati kepercayaan pasangan kita, maka dengan begitu semoga hubungan anda bisa tetap berjalan secara wajar, normal, sehat dan langgeng..   ^_^  


Akhir kata Salam hangat saya untuk anda semua, semoga ada faedah dan manfaat serta hikmah dari tulisan yang jauh dari sempurna ini. Apabila ada kekurangan dan kesalahan mohon dimaklumi.

Minggu, 17 April 2011
                  03 : 30 Am

















Sabtu, 19 Maret 2011

==+ KETIKA KUSADARI +==

   Hanya pasrah begitu saja dan mengikuti apa yang harus kulakukan. 
Membiarkan diriku hidup dibawah bayang-bayang kemauan dan kehendak orang lain.
   Ketika aku sadar aku telah lama terjerembab tak berdaya,
Tanpa kusadari aku tlah mundur kebelakang dan kehilangan siapa diriku....

just my tears falling that I can do

Jati diriku telah berganti dengan apa yang diinginkan dan dikehendaki orang lain.
   Bukannya dia berusaha membangun kepercayaan diriku atau membangun potensi diriku,
tetapi membentukku sesuai kehendak dan keinginannya....
   Mulanya ku ikuti sebagai suatu hal yang wajar untuk membahagiakan orang yang hidup bersama kita.
Mulanya kuanggap memang sudah seharusnya dan selayaknya mengikuti seorang yang dianggap sbagai pemimpin, imam dalam kehidupan bersama membangun mahligai.
Tetapi   terlalu banyak keinginan dan harapanku yang tersisihkan.....
Terlalu sering ku harus menekan perasaan dan mengalah....
Aku menangis dan kadang berontak, tetapi tak pernah merubah keadaan.
Aku mencoba berkata dan meminta untuk mengerti keinginanku juga,
tetapi hanya bagai kepulan asap yang terbang melayang dan menguap.
Persetujuan dan anggukan hanya sebatas sesaat dan berlalu tanpa ada kenyataan.
   Dan begitu setapkali dan begitu pula  berulangkali.....
   Aku tak berdaya dan tak berkutik, ataukah aku terlalu lugu dan bodoh ???
Hari demi hari berganti, dan tahun demi tahun berjalan.....
Seiring roda berputar, sejalan dengan nalarku yang mulai tumbuh matang dan dewasa,
aku bagai terhenyak dan tersentak bangun dari mimpi buruk yang telah lama menemani tidurku.
   Hey.....??? Kemana perginya seorang gadis muda yang dulu penuh semangat dan teguh dalam prinsip?
Dimana wanita belia yang dulu penuh gairah hidup dan dipenuhi harapan dan cita-cita?
Manakah semangat menyala yang berapi-api serta kesigapan dan ketangkasan yang dulu selalu ingin berbuat banyak untuk kaum yang tertindas dan papa?
   Ohhh.... siapakah ini ???....
Seorang wanita yang lemah gemulai, lembut dan manis tutur bahasanya.....
Yang keibuan dan selalu siap sedia jadi penyejuk hati dan jiwa dahaga......
Yang teramat pemalu dan mengalah, tak berani berbicara lantang dan tegas walau tertindas dan teraniaya....
Yang hanya diam membisu kelu dan gagu menahan perasaan marahnya dan sakit hatinya......
Mengikuti semua harapan dan keinginan orang lain tanpa berani mengatakan tidak....
Ohhh..... betapa jauh perbedaan itu.....

      Sekian waktu berlalu dan berjalan......
   Sebegitu rupa sebuah kepribadian dapat  berubah
Why we can trust of Love if Love's can Lied ?
Dihadapanku ada sebuah cermin.....
Kulihat bayangan diriku disana......
Mengapa itu bukan AKU ???
   Ketika aku bertemu dengan benda-benda yang dulu akrab bersamaku dan bersahabat denganku,
aku mulai menyentuhnya dan mencoba menggunakannya.....
   Huruf demi huruf, kurangkai....
Pikiranku menari-nari dan melayang-layang terbang bebas dan indah....
Ohh....ohh..... aku rindu semua itu....
Gambar demi gambar kukumpulkan dan merangkainya menjadi suatu album penuh makna dan cerita.
   Tiba-tiba semakin kutersadar.....
Ternyata kuhampir mati !!!.... aku sekarat....!!!
Tubuhku masih berfungsi, tetapi otak, pikiran, jiwa dan hatiku beku, kelu dan gagu.
   Ku memandang kedepan, dan kulihat bayangan masa laluku tlah jauh didepan bersama mereka yang telah menggapai bintang dan bulan..... memetik bintang dilangit dan berayun bersama indahnya rembulan.
Mengapa aku masih disini ???....
   Ohh.... sungguh kejam jika dengan dalih cinta engkau mengurungku tanpa kusadari,
Ohh....sungguh keji jika dengan dalih takut kehilanganku engkau mengikatku dengan dalih kewajiban.
Ohh sunggah tega engkau puas dan bahagia aku bisa menjadi seperti yang kau mau sedang kau tak perduli aku terhenti dari harapan dan cita-citaku, terganti jati diriku tanpa menyadari itu.
Tanpa banyak tuntutan kau seret aku mengikuti jalan yang menjadi rancanganmu....
   Tapi cahaya itu muncul perlahan, menerangi jalanku, membuka mataku.....
Saat aku tersadar dan berontak untuk meraih hidupku yang telah hanyut oleh arus sungaimu,
engkau tak dapat menerimanya dan tak sudi jerih payahmu membentukku bertahun-tahun patah arang.
Sgala daya upaya dan taktikmu yang licik berusaha menahanku dan mencegahku....

   Tetapi aku juga sudah lelah mengikutimu.....
 
   Bukan aku hendak lari pergi mencari penggantimu.....
   Tetapi kini kusadari bahwa aku butuh diriku yang tlah lama mati dan hilang.....
Dan kusadari ternyata engkau bukanlah orang yang tepat untukku....
Karena yang kuinginkan adalah bimbingan bukan menuruti....
Yang kubutuhkan, membiarkanku tumbuh berkembang bukan memangkasku dan mengerdilkanku....
Yang kuharapkan, memahamiku dan mau mengerti diriku sepenuhnya, bukan memaksakan kehendakmu secara halus hingga kuterlena....
Yang kumau, memberikan dukungan dan semangat untukku bukan menakutiku dengan bayangan kekhawatiran agar aku selalu bergantung padamu....
   Yaa Allah Yaa Robb.....
Hanya Engkau yang Maha Adil dan Maha Bijaksana yang dapat melihat bathinku dan perasaanku.....
Hanya Engaku yang Maha Mengerti serta Maha Kasih Sayang yang dapat menolongku.....
Bantu hambaMU dan Tolong hambaMU ini yaa Allah.....
   Engkau Maha Tahu apa yang kuharapkan, kuinginkan, kubutuhkan, kudambakan, kuimpikan....
Engkau Maha bijaksana dan Maha menentukan, berikan hamba yang terbaik disisa usia hamba hingga akhir hayat hambaMu ini.... beri terang jalan hambaMU ini yaa Rabb.....
   Ijinkan hamba menjadi diri hamba yang sebenarnya, bantu hamba meraih dan membangun kembali jati diri hamba, dan menjadi seorang Muslimah yang kaffah hingga akhir hayat nanti disaat ku kembali dalam pangkuanMU..... 
   Ijinkan Hamba berbuat dan melakukan sesuatu, meninggalkan jejak dan menorehkan tanda dibumiMU sebagai kenangan catatan amal kebaikan untuk bekalku nanti ......Amin ....


       ~ Sabtu, 19 Maret 2011 ~
Ketika dada serasa sesak menghimpit,
entah pada siapa kuberbagi.....
Hanya dengan menulis tempatku mencurahkan rasa
Mengurangkan sedikit beban
                    ~ ("_") ~
                         

Selasa, 08 Maret 2011

I'M WHAT I' AM



I'm What I'am..... just it. Enough !
What ever U say or u think about me I don't care about it.
Let it be Me, please.


   Aku sudah lelah dan capek harus mengikuti semua yang orang lain katakan atau inginkan, hanya karena aku ingin berusaha membahagiakan dan menyenangkan mereka juga ingin menjadi yang terbaik buat semua orang. Tetapi akhirnya aku harus kehilangan jati diriku dan kehilangan diriku sendiri.

   Ya Allah maafkan hambaMU ini jika akhirnya aku harus melukai, menyakiti dan membuat orang lain kecewa karena tak dapat menjadi sepeti yang mereka harapkan dan inginkan.
Maafkan aku.... I'm Sorry.... Please forgive Me.

Biarkan aku dengan apa adanya aku dan diriku, baik atau buruk. Salah ataupun benar.
Inilah aku.... terserah mau terima atau tidak, suka ataupun tidak.

Jika aku salah ataupun buruk... maka biarkan aku belajar dari kesalanku.

   Karena dari kesalahan aku menjadi tahu bahwa itu adalah Salah, dan aku akan berusaha untuk memperbaikinya karena aku menginginkan yang terbaik dalam hidupku dan menjadi yang terbaik pula.
   Mustahil jika seseorang ingin menjadi yang terbaik lalu dia akan membiarkan dirinya tetap terus berada dalam kesalahan. Karena aku ingin menjadi yang terbaik dimata Allah, dan manusia. 
Tetapi hanya dengan caraku, maka biarkan aku menemukan cara dan jalanku sendiri tanpa kamu, dia, kalian, mereka mengajariku, atau mengguruiku ataupun sok menasehatiku..... karena itu semua hanyalah ukuran dan standart yang dia, kamu, mereka dan kalian tentukan sendiri untuk orang lain agar sesuai dengan keinginan kalian bukan?

   Ah.... usahlah pedulikanku jika kalian kecewa dengan sikapku, karena kurasa akupun tak pernah mengusik dan mengganggu kalian. Bagiku jika kalian tak sesuai denganku dan ada hal-hal yang membuatku tak suka ataupun tak nyaman aku hanya cukup diam dan membatasi diriku saja.
   Aku tak suka bersitegang dan tejadi pertentangan..... 
Sungguh hal demikian amat kuhindari karena membuat hati tak tenang.
   Jadi biarkanlah aku dengan diriku dan apa adanya aku. 
Jika kalian suka, terimakasih dan aku bersyukur, jika tidak.... menjauhlah dariku.... sungguh aku tak keberatan.

   Karena kurasa kita hidup adalah untuk menciptakan keharmonisan. 
   Jika tak ada kecocokan dan kesesuaian atau ketidak harmonisan dalam kita menjalin hubungan dengan siapapun lebih baik tidak usah memaksakan diri dan cobalah beralih dengan yang lain, yang mungkin lebih sesuai dan cocok serta membuat kalian nyaman agar tak ada konflik ataupun pertentangan/ ketegangan.
   Sebenarnya hanya itu yang bisa kita lakukan untuk menjaga hidup ini agar tetap nyaman.
   Selama kita berusaha untuk tetap berbuat baik kepada siapapun dan berusaha untuk tidak berbuat salah, aku yakin tak ada keresahan. 
   Sejauh apapun kita berusaha baik dan benar tetap saja ada yang tidak suka.
Maka bagiku cukuplah diam dan membatasi diri dengan orang-orang yang jelas-jelas kurang menyukai siapa dri kita.
     Cukuplah Allah saja sebagai tolok ukur kita, selama kita berusaha untuk menjadi hambaNYA yang baik dan berusaha menjalankan perintahNYA maka apapun anggapan dan penilaian mereka tak akan kuperdulikan. 
   Karena hanya kepada Allah swt pertanggung jawaban kita kelak diakhirat. 
Dan hanya Allah yang tahu isi hati terdalam kita apapun yang kita perbuat dan kita lakukan.

Manusia hanya melihat apa yang nampak saja...

Apa dan mengapa kita melakukan suatu perbuatan baik ataupun buruk mereka tak akan pernah mengerti dan paham. Saat kita salah ataupun buruk mereka hanya bisa menghakimi dan membicarakan kesalahan dan keburukannya saja.

   Jarang ada yang berusaha bertanya dan berusaha untuk memahami " mengapa kau lakukan itu ? " atau " apa alasanmu berbuat begitu ? "....

    Kalaupun mereka bertanya begitu tetap saja mereka hanya tahu alasannya tanpa pernah tahu dan paham apa yang mendasari suatu perbuatan salah itu hingga harus terjadi, karena hidup kita hanya Allah swt dan kita yang tahu persis.

   Jadi.... jangan ambil pusing dengan siapa yang tak menyukai kita ataupun marah dengan kita atas suatu perbuatan yang kita lakukan, karena hidup kita hanya kita yang tahu. Jangan mengharapkan orang lain benar-benar peduli dan memahami kita. Nonsens, Impossible !

   Bahkan oang-orang yang menyatakan Cinta, Sayang, dan perduli dengan kitapun tak akan bisa menerima dan memahami kita seutuhnya dan sepenuhnya. 
   Maka jadilah dirimu sendiri dan biarkan Pribadimu tumbuh dan berkembang sesuai yang kamu inginkan dan kamu yakini untuk membuatmu hidup lebih berarti dan bahagia..... 
   Meskipun itu bukan untuk orang lain setidaknya untuk dirimu sendiri. Karena kita berhak mendapatkan dan menentukan kebahgiaan diri kita sendiri tanpa harus takut mengecewakan orang lain.

   Selama kita tetap berbuat baik, dan jika mereka anggap kebaikan kita kurang dimata mereka... jangan pedulikan. Karena semua orang memiliki standart kebaikannya sendiri dan kita tak mungkin memenuhi semua keinginan dan kemauan mereka terus menerus jika itu tidak membuat kita nyaman dan bahagia dalam hidup kita.
     Karena itu tetaplah fokus pada dirimu dan apa yang sedang kamu kerjakan, dan biarkan mereka yang memahami kita atau berusaha menerima kita apa adanya diri kita dan siapa kita.

   Jika mereka tak bisa menerima dan tak suka dengan kita, maka biarkan mereka pergi dari hidupmu karena itu berarti dia tak baik untukmu dan akan membuat hidup kita tak nyaman.

NB:
Ini hanya sekedar sharing berdasarkan pengalaman dan pengamatan pribadi semata.
Jika ada yang tak setuju dan kurang berkenan simpan saja untuk diri kalian sendiri.
Trimakasih......^_^










Jumat, 04 Maret 2011

CINTA itu Seperti Kupu - Kupu


Cinta itu seperti kupu-kupu. Tambah dikejar,tambah lari. Tapi kalau dibiarkan terbang, dia akan datang di saat kamu tidak mengharapkannya. Cinta dapat membuatmu bahagia tapi sering juga bikin sedih. Cinta baru berharga kalau diberikan kepada seseorang yang menghargainya. Jadi jangan terburu-buru, dan pilihlah yang terbaik.

Cinta bukan bagaimana menjadi pasangan yang “sempurna” bagi seseorang. Tapi bagaimana menemukan seseorang yang dapat membantumu menjadi dirimu sendiri. Dan karena itu kamu sempurna.

Jangan pernah bilang “I love you” kalau kamu tidak peduli. Jangan pernah membicarakan perasaan yang tidak pernah ada. Jangan pernah menyentuh hidup seseorang kalau hal itu akan menghancurkan hatinya. Jangan pernah menatap matanya kalau semua yang kamu lakukan hanya kebohongan. Hal paling kejam yang seseorang lakukan kepada orang lain adalah membiarkannya jatuh cinta, sementara kamu tidak berniat untuk menangkapnya…

Cinta bukan, “Ini salah kamu”, tapi
“Ma’afkan aku”. Bukan “Kamu di mana sih?”, tapi “Aku disini”. Bukan “Gimana sih kamu?”, tapi “Aku ngerti kok”. Bukan “Coba kamu gak kayak gini”, tapi “Aku cinta kamu seperti kamu apa adanya”.

Kompatibilitas yang paling benar bukan diukur berdasarkan
berapa lama kalian sudah bersama maupun berapa sering kalian bersama, tapi apakah selama kalian bersama, kalian selalu saling mengisi satu sama lain dan saling membuat hidup yang berkualitas.

Kesedihan dan kerinduan hanya terasa selama yang kamu inginkan dan menyayat sedalam yang kamu izinkan. Yang berat bukan bagaimana caranya menanggulangi kesedihan dan kerinduan itu, tapi bagaimana belajar darinya.

Caranya jatuh cinta: jatuh tapi jangan terhuyung-huyung, konsisten tapi jangan memaksa, berbagi dan jangan bersikap tidak adil, mengerti dan cobalah untuk tidak banyak menuntut, sedih tapi jangan pernah simpan kesedihan itu.

Memang sakit melihat orang yang kamu cintai sedang berbahagia dengan orang lain tapi lebih sakit lagi kalau orang yang kamu cintai itu tidak berbahagia bersama kamu.

Cinta akan menyakitkan ketika kamu berpisah dengan seseorang, lebih menyakitkan apabila kamu dilupakan oleh kekasihmu, tapi cinta akan lebih menyakitkan lagi apabila seseorang yang kamu sayangi tidak tahu apa yang sesungguhnya kamu rasakan.

Yang paling menyedihkan dalam hidup adalah menemukan seseorang dan jatuh cinta, hanya untuk mengetahui bahwa dia bukan untuk kamu dan kamu sudah menghabiskan banyak waktu untuk orang yang tidak pernah menghargainya. Kalau dia tidak “worth it” sekarang, dia tidak akan pernah “worth it” setahun lagi ataupun 10 tahun lagi. Jadi, biarkan dia pergi…

Jumat, 18 Februari 2011

Khadijah Srikandi Kesayangan Rasulullah

0
Kepulangan suaminya dari Gua Hira' selepas menerima wahyu pertama, telah menimbulkan tanda tanya di hati Siti Khadijah r.a.. Segala yang diceritakan oleh suaminya mengenai pengalaman didatangi Malaikat Jibril, adalah rahsia besar yang tidak boleh diceritakan kepada orang lain. Sikap Khadijah ini memberi input yang baik kepada muslimat terutama yang bergelar isteri. Kadangkala kita dapati isteri-isteri tidak menjaga akhlak mereka dengan sibuk menceritakan hal keluarga termasuk bersifat peribadi dan rahsia.
Siti Khadijah meminta izin kepada suaminya untuk mengajukan persoalan kepada sepupunya iaitu Warkah bin Naufal. Orang yang dipilih oleh Siti Khadijah bukanlah sebarangan orang, Warkah seorang yang alim dan berpegang pada ajaran tauhid. Pengajaran di sini dalam menceritakan masalah atau mengajukan permasalahan kita untuk diselesaikan adalah dengan memilih orang yang sesuai. Kadangkala wanita menceritakan masalah mereka bukan untuk mengurang atau mencari penyelsaian terbaik, tetapi sekadar untuk melepaskan geram. Akibatnya, suami kadangkala tahu keburukannya diceritakan oleh sang isteri kepada orang lain (disampaikan). Ini boleh memburukkan lagi keadaan antara suami isteri yang bermasalah tadi.
Khadijah dilihat sebagai seorang muslimah yang bijaksana dengan menceritakan peristiwa Nabi bersama Jibrail hanya kepada orang yang layak dan bukan sebarangan orang. Antara sifat atau akhlak terpuji yang dapat diikuti oleh muslimat dari Siti Khadijah adalah:
  1. Bersifat tenang dan boleh menenangkan orang lain.
  2. Tidak terburu-buru dan panik.
  3. Tidak mudah mempercayai orang lain dalam menceritakan hal yang bersifat rahsia.
  4. Pandai memilih orang untuk diadu permasalahan.
  5. Bersifat amanah,lembut dan berhikmah.
  6. Meminta kebenaran dari suami hatta untuk perkara kebaikan.
  7. Sabar dalam menghadapi permasalahan suami.
Menjejaki Jejak  Khadijah
Tatkala Nabi SAW mengalami rintangan dan gangguan daripada kaum lelaki Quraisy, maka di sampingnya berdiri dua orang wanita, iaitu Khadijah bin Khuwailid dan Fatimah binti Asad. Kedua wanita itu berdiri di belakang dakwah Islamiah, mendukung dan bekerja keras dalam menyampaikan Islam. Oleh disebabkan itu, Khadijah berhak menjadi wanita terbaik di dunia. Dia adalah Ummul Mukminin, sebaik-baik isteri dan teladan yang baik bagi mereka yang mengikuti teladannya.
Khadijah menyiapkan sebuah rumah yang nyaman bagi Nabi SAW sebelum beliau diangkat menjadi Nabi dan membantunya ketika merenung di Gua Hira'. Khadijah adalah wanita pertama yang beriman kepadanya ketika Nabi SAW berdoa (memohon) kepada Allah. Khadijah adalah sebaik-baik wanita yang menolong dengan jiwa, harta dan keluarga.
Peri hidupnya harum, kehidupannya penuh dengan kebajikan dan jiwanya sarat dengan kebaikan.
Rasulullah SAW bersabda, "Khadijah beriman kepadaku ketika orang-orang ingkar, dia membenarkan aku ketika orang-orang mendustakan dan dia menolongku dengan hartanya ketika orang lain tidak memberiku apa-apa."
Kenapa kita bersusah payah mencari teladan di sana-sini, walhal di hadapan kita ada wanita terbaik di dunia, Khadijah binti Khuwailid, Ummul Mukminin yang setia dan taat, yang bergaul secara baik dengan suami dan membantunya di waktu berkhalwat sebelum diangkat menjadi Nabi dan meneguhkan pendiriannya serta membenarkannya. Khadijah mendahului semua orang dalam beriman kepada Allah, dan membantu baginda serta kaum Muslimin dengan jiwa, harta dan keluarga.
Maka Allah SWT membalas jasanya terhadap agama dan nabi-Nya dengan sebaik-baik balasan dan memberinya kesenangan dan kenikmatan di dalam istananya, sebagaimana yang diceritakan Nabi SAW, kepadanya pada masa hidupnya.
Ketika Jibril A.S. datang kepada Nabi SAW, dia berkata : "Wahai Rasulullah, inilah Khadijah telah datang membawa sebuah wadah berisi kuah dan makanan atau minuman. Apabila dia datang kepadamu, sampaikan salam kepadanya daripada Allah dan aku, dan beritahukan kepadanya tentang sebuah rumah di syurga dari mutiara yang  tidak ada kepayahan.

(Hadis riwayat Bukhari dalam Fadhaail Ashhaabin Nabi SAW. Imam Adz-Dzahabi berkata, "Keshahihannya telah disepakati.")
Khadijah r.a. membawa panji bersama Rasulullah SAW sejak saat pertama, berjihad dan bekerja keras. Dia menghabiskan kekayaannya dan memusuhi kaumnya. Dia berdiri di belakang  suami dan nabinya hingga nafas terakhir, dan patut menjadi teladan tertinggi bagi para wanita.
Sesungguhnya ia adalah kedudukan yang tidak diperoleh seorang pun di antara para sahabat yang terdahulu dan pertama masuk Islam serta Khulafa' Rasyidin. Hal itu disebabkan sikap Khadijah r.a. pada saat  pertama lebih agung dan lebih besar daripada semua sikap yang mendukung dakwah selepas itu. Sesungguhnya Khadijah r.a. merupakan nikmat Allah
yang besar bagi Rasulullah SAW. Khadijah mendampingi Nabi SAW selama  seperempat abad, berbuat baik kepadanya di saat beliau gelisah, menolongnya di waktu yang susah, membantunya dalam menyampaikan al-Quran, ikut serta merasakan penderitaan yang pahit pada saat jihad dan menolongnya dengan jiwa dan hartanya.
Rasulullah SAW bersabda, "Khadijah beriman kepadaku ketika orang-orang mengingkari. Dia membenarkan aku ketika orang-orang mendustakan. Dan dia memberikan hartanya kepadaku ketika orang-orang tidak memberiku apa-apa. Allah mengurniai aku anak darinya dan mengharamkan bagiku anak dari selain dia."

(Hadis riwayat Imam Ahmad dalam Musnadnya, 6/118.)
Sehingga di akhir hayatnya apabila baginda bertanya, "Apakah harta yang masih ada pada dirimu wahai isteriku untuk perjuangan Islam ini?" Khadijah berkata, "Tiada apa-apa lagi, jika tubuhku dan tulang-tulangku boleh dimanfaatkan untuk perjuangan Islam gunakanlah." Subhanallah... sungguh hebat perjuangan para sahabat baginda dan Ummul Mukminin untuk memperjuangankan  Islam. Adakah kita sanggup berkorban seperti mereka pada masa kini? Renung-renungkan...